Memeluk Mimpi yang Terserak

Photo taken by Ron Lach on pexels.com

Bagi sebagian orang, mimpi ibarat nyawa yang menghidupkan.
Bagi sebagian orang, mimpi ibarat peta yang memunjukinya arah jalan.
Bagi sebagian orang, mimpi ibarat bahan bakar yang membuatnya bergerak ke depan.
Bagi sebagian orang, mimpi ibarat baju besi yang membuatnya mampu menahan hantaman.

Memegang mimpi tidaklah mudah dan terasa berat. Tak jarang, banyak yang menerbangkan impiannya. Bahkan mengusahakannya saja tidak. Takut alasan terbesarnya. "Lebih baik aku tidak bermimpi, daripada sakit karena tidak terwujud" ungkapnya. Belum lagi ucapan orang lain yang terasa pedas dan menyakitkan.

Sadar atau tidak, anak kecil adalah makhluk yang paling berani bermimpi. Ditanya cita-citanya, tak segan segan ia mengatakan presiden, astronot, atau bahkan spiderman😁. Semakin dewasa seringkali keberanian itu hilang dan keraguan itu muncul. "Apakah aku bisa?" pertanyaan yang kerap kali timbul.

Jika kamu mulai kehilangan semangat dan tujuan, temukan dan kumpulkan mimpi-mimpimu. Wujudkan dengan sekuat tenaga. Bukankah cita-cita setinggi langit jika jatuh ia akan setinggi awan? tetap tinggi, bukan?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unexpected! Rasanya setelah 365 hari membuka usaha sendiri😱

Hai! This is me :)

Meromantisasi Bertambahnya Umur