Unexpected! Rasanya setelah 365 hari membuka usaha sendiri😱

27 September sekarang menjadi tanggal yang harus aku tandai😁. Manusia yang suka berkhayal pengen jadi pengusaha ini akhirnya telah lulus 365 hari menjalani usahanya. Meskipun aku tidak tahu jalan takdir membawaku berprofesi atau berkegiatan apa, tapi sejak kecil mimpi itu telah melekat sangat dalam. Mulai dari senang membaca buku-buku tentang bisnis dan para pengusaha, berjualan (reseller), sampai berkuliah di jurusan yang berbau bisnis.. wah rasanya bahagia sekali!
Sewaktu SD, aku suka sekali Market Day. Aku pernah jualan puding sampai aku sendiri tidak merasakan pudingnya hehe, jualan orji dan binder princess (hayo pada tahu ga ni). Lalu sewaktu SMP aku pernah jualan makanan, aku bersama seorang teman berbelanja makanan pak-pakan beberapa jenis lalu kita berjualan di kamar (aku sekolah di boarding school), pas SMA kayaknya tidak sempat berjualan, lalu Kuliah mulai lagi berjualan mulai dari reseller buku, reseller hammock, reseller makaroni, reseller pakaian, reseller coklat semua kucobain hehehe. Tapi aku dulu selalu berfikir kayaknya aku cuman sampai ditahap jualin barang orang deh. Sampai suatu hari jalan hidup (ceileh) membawaku untuk bereksperimen membuat produk yaitu cireng. Manusia yang jarang di dapur ini akhirnya mampu berkarya dengan cukup baik. Saat ini sudah ada 4 jenis cireng yaitu ciyadas (cireng ayam suwir pedas), ciyari (cireng ayam original), cijuw (cireng keju), dan cimix (mix 3 varian) di tambah menu baru bolu ketan hitam yang lagi viral nih!
Kali ini aku ingin merekam beberapa insight yang didapatkan setelah 365 hari atau setahun menjalani usaha dari POV ku :
1. Jangan pernah menunggu siap dan sempurna untuk memulai sesuatu. Lakukan sambil terus belajar dan berbenah. Asal kamu sudah menyiapkan dan mempertimbangkan maka jalani dengan berani.
2. Rawat bisnis seperti anak sendiri (dengan hati). Sehingga kita bisa peka sisi apa saja yang menjadi potensi dan perlu dikembangkan dan sisi apa saja yang masih perlu perbaikan.
3. Perjalanannya sangat seru, menantang dan dinamis. Akan selalu ada hal yang perlu dipelajari terlebih saat pemula. Karena ada banyak faktor yang berkaitan mulai dari produksi, keuangan, marketing, manajerial, administrasi, dll. Siap-siap akan jadi pembelajar terus-menerus.
4. Bisnis mengajarkan untuk pandai dan berstrategi mengatur keuangan. Berkembang atau tidaknya usaha seringkali dari tata kelola keuangannya.
5. Jadikan orang lain sebagai inspirasi dan semangat tapi jangan bandingkan pertumbuhan usaha tiap orang (terlebih pemula yang terkadang belum percaya diri).
6. Jaga kualitas produk kita agar saat kita berbicara, produk kita juga berbicara. Meskipun sudah pasti kita tidak bisa memuaskan semua orang.
7. Perjalanannya sudah pasti tidak selalu mulus, pernah ramai pembeli pernah tidak ada sama sekali. Yang penting jangan pernah menyimpulkan baik/buruknya usaha kita hanya dari penjualan 1 atau 2 hari saja. Kalaupun harus ditutup, kita perlu melihat beberapa faktor yang mengindikasi bahwa usaha kita lebih baik ditutup, tapi jangan karena ada hari-hari yang sepi pembeli kita langsung patah semangat.
8. Berbisnis mengajarkan untuk bertawakal kepada Allah swt.
Untuk sementara itu dulu, jika ada lagi tulisan inj akan diedit hehe. Walaupun masih banyak yang bisa dikembangkan, namun alhamdulillah aku sangat puas dan bersyukur bisa ditahap ini. Banyak pengalaman, cerita, serta perasaan yang berharga saat menjalani.

Thank you for reading🤗



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hai! This is me :)

Meromantisasi Bertambahnya Umur