Mengenal 7 Jenis Platik Beserta Kodenya


Photo taken by Lisa Fotios on Pexels.com

Tahukah kamu bahwa plastik memiliki berbagai jenis yang menentukan kegunaan serta dampaknya bagi kesehatan maupun lingkungan. Plastik merupakan material yang banyak dipakai karena sifatnya yang ringan, mudah dibentuk dan juga relatif murah. Berbagai jenis produk plastik dengan mudah kita temukan dari skala kecil hingga besar. Namun, dibalik segudang manfaat plastik tersimpan dampak negatig bagi kesehatan dan lingkungan. Plastik mengandung zat yang berbahaya bagi tubuh dalam kondisi tertentu, selain itu penggunaan plastik yang berlebihan dan tanpa pengolahan mampu mengganggu kelestarian alam dan makhluk hidup didalamnya. Berikut jenis-jenis plastik yang perlu kamu ketahui agar semakin cermat dan bijak dalam memanfaatkan plastik :


Photo taken from waste4change.com

1. Plastik PET/PETE (Polyester Terephthalate)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 1. PET jenis plastik yang berwarna bening atau transparan serta kedap terhadap air dan gas, sering digunakan sebagai wadah makanan dan minuman kemasan seperti botol air minum dan botol minyak,  Meskipun dapat digunakan sebagai wadah makanan dan minuman, PET hanya bisa digunakan sekali pakai saja dan tidak direkomendasikan untuk digunakan berkali-kali. PET apabila terkena panas yang terlalu lama dapat mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker. Walaupun PET jenis plastik yang banyak didaur ulang, alangkah baiknya menghindari produk sekali pakai dengan menerapkan sistem refill atau mengisi kembali. 


2. Plastik HDEP (High Density Polyethylene)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 2. HDEP jenis plastik yang bersifat keras dan banyak dipakai pada kemasan yang tebal. HDEP dianggap cukup aman untuk digunakan pada makanan dan minuman, walaupun tetap direkomendasikan untuk tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama. Contoh barang yang menggunakan plastik HDEP adalah galon air minum dan botol shampo. Plastik HDEP  sering didaur ulang karena cukup ekonomis dan proses daur ulang yang sederhana.


3. Plastik PVC/V (Polyvinyl Chloride)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 3. PVC merupakan jenis plastik yang mengandung zat berbahaya beracun dan sangat sulit didaur ulang karena prosesnya yang rumit sehingga tidak disarankan untuk digunakan. Plastik jenis ini berbahaya apabila digunakan pada kemasan makanan dan minuman. Plastik PVC digunakan pada pipa air, ubin, dan mainan.


4. LDEP (Low Density Polyethylene)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 4. LDEP bersifat elastis dan tahan lama sehingga dapat dipakai berulang kali. LDEP digunakan pada kantong kresek, kantong sampah, bungkus kemasan. LDEP cukup aman digunakan pada makanan dan minuman, namun sayangnya sulit untuk didaur ulang. Plastik ini termasuk populer dan mudah ditemukan dengan harga yang murah, kita juga sering menemukan sampah plastik ini seperti kantong kresek. Karena sulit didaur ulang, lebih baik kita mengganti kantong kresek dengan tas belanja.


5. Platik PP (Polypropylene)  

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 5. PP jenis plastik terbaik pada makanan dan minuman, seperti botol minum dan kotak makan yang dapat mencegah reaksi kimia dan tahan terhadap panas. Sayangnya plastik PP tidak mudah didaur ulang.


6. Plastik PS (Polystyrene)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 6. PS sering digunakan dalam pembuatan styrofoam, gelas dan sendok plastik. Walaupun sering digunakan dalam kemasan makanan, PS mengandung zat styrene yang berbahaya bagi tubuh jika terkena panas dan minyak. Plastik PS juga memiliki tingkat daur ulang yang rendah.


7. Jenis Plastik Lainnya (Other)

Plastik ini disimbolkan dengan kode bernomor 7, yaitu plastik yang tidak termasuk dalam 6 kategori di atas. Plastik jenis ini mengandung Bhisphenol-A (BPA) yang  berbahaya bagi tubuh apabila jika digunakan pada makanan dan minuman. Plastik ini biasa digunakan pada Smartphone Cases dan Compact Disk (CD).


Semoga informasi di atas dapat membantu agar lebih cermat dan bijak dalam menggunakan plastik.Yuk, kurangi penggunaan plastik untuk menjaga kelestarian lingkungan dan makhluk hidup di dalamnya.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Unexpected! Rasanya setelah 365 hari membuka usaha sendiri😱

Hai! This is me :)

Meromantisasi Bertambahnya Umur