Postingan

Memeluk Mimpi yang Terserak

Gambar
Photo taken by Ron Lach on pexels.com Bagi sebagian orang, mimpi ibarat nyawa yang menghidupkan. Bagi sebagian orang, mimpi ibarat peta yang memunjukinya arah jalan. Bagi sebagian orang, mimpi ibarat bahan bakar yang membuatnya bergerak ke depan. Bagi sebagian orang, mimpi ibarat baju besi yang membuatnya mampu menahan hantaman. Memegang mimpi tidaklah mudah dan terasa berat. Tak jarang, banyak yang menerbangkan impiannya. Bahkan mengusahakannya saja tidak. Takut alasan terbesarnya. "Lebih baik aku tidak bermimpi, daripada sakit karena tidak terwujud" ungkapnya. Belum lagi ucapan orang lain yang terasa pedas dan menyakitkan. Sadar atau tidak, anak kecil adalah makhluk yang paling berani bermimpi. Ditanya cita-citanya, tak segan segan ia mengatakan presiden, astronot, atau bahkan spiderman😁. Semakin dewasa seringkali keberanian itu hilang dan keraguan itu muncul. "Apakah aku bisa?" pertanyaan yang kerap kali timbul. Jika kamu mulai kehilangan semangat dan tujuan, te...

Menjadi Pemula

Gambar
source : pinterest.com Menjadi pemula seringkali membuat kita takut untuk mencoba, dengan berbagai ketakutan untuk gagal, takut mengecewakan, takut malu, dan lain sebagainya. Sementara kita tahu bahwa kesuksesan selalu dimulai dari tangga yang pertama. Seperti sound meme instagram "aku mah masih pemula, ajarin dong puh, sepuh"😁 It's okay untuk menjadi pemula, setiap pakar pasti pernah menjadi pemula. Yang harus dijaga adalah konsistensi dan ketahanan kita untuk terus mencoba. Sedikit tips buat kamu yang saat ini menjadi pemula diantara banyaknya para ahli atau ngerasa jadi remahan rengginang : 1. Tentukan tujuan kamu melakukannya, apakah yang ingin kamu lakukan adalah hal yang benar-benar kamu ingin lakukan. Cari alasan atau why nya. Kalau kamu belum menemukannya, akan sulit mempertahankan jika lingkungan bahkan dirimu sendiri kurang mendukung. 2. Terbuka dengan segala ilmu bahkan kritik yang baik dan mendukung. Namanya juga masih pemula, masih banyak ilmu atau pengala...

Pertanyaan tentang Sabar

Aku sering bertanya tentang hakikat sabar. Apakah sabar sebenarnya? Apakah ia berbatas, atau katanya jika masih berbatas tandanya belum sabar. Lalu, apakah sabar itu diam? Apakah sabar itu memendam? Apakah sabar itu merelakan penindasan? Sekelumit pertanyaan bab sabar yang belajarnya sepanjang kehidupan. Aku masih belum tau banyak tentang sabar. Tapi seseorang mengatakan, sabar itu kata kerja. Iya, kata kerja. Kamu bekerja, sambil bersabar. Kamu berdoa, dan bersabar. Kamu memulihkan diri, dan bersabar. Aku pun menuruti. Beberapa hari lalu benar terjadi, dibalik kesabaran ternyata Allah swt juga bekerja dengan jalan yang tak terduga. Bagaimana bisa aku mendapatkan barang yang aku impikan jika Allah swt tidak mendengar. Bahkan disaat aku sendiri meragukan apakah doaku terkabul. Namun seseorang juga pernah mengatakan jangan pernah lelah untuk meminta kepadaNya dan jangan berprasangka buruk. Karena Ia senang dengan hambaNya yang tak lelah meminta dan menunjukkan kelemahan dihadapanNya. Ata...

Lalu, apa yang lebih indah selain berserah?

Pada segenap usaha yang telah dikerahkan, namun hasilnya tak sesuai harapan, Pada segenap do'a yang dipanjatkan, namun belum jua dikabulkan, Pada segenap jatuh bangun yang tak terbilang, Mungkin sudah saatnya untuk melangitkan, Biarkan terbang hingga bertemu orang yang tepat untuk mewujudkan, Atau mungkin hanya butuh waktu yang sedikit lebih luang, Sungguh, segala upaya dan kesungguhan akan selalu terabadikan, Bukan dengan ingatan orang perorang, Tapi Tuhan yang Maha Mendengar lagi Maha Penyayang, Lalu, apa yang lebih indah selain berserah?

Meyakinkan diri sendiri

Izinkan aku untuk percaya pada jalan yang aku pilih Ditengah hingar bingar ketidakidealan kondisi Ingin rasanya mengungkapkan riwuhnya pikiran dan alasan, tapi buat apa berklarifikasi?  Sebenarnya tak ada yang benar-benar peduli, maka tak usah banyak pusingkan perkataan tanpa pengertian Akan selali dihadapkan pada pilihan,  dan setiap pilihan pasti ada yang menjalani.. Ceritakan pada sang ilahi,   Yang lebih memahami dari diri sendiri, Yang tak akan menyakiti,  Yang akan selalu mendekap erat orang-orang yang tak lelah memuji..

Hai! This is me :)

Halo teman teman yang melihat blog ku!! Semoga kalian sehat selalu dan semoga banyak keberkahan dan kebahagiaan yang menghampiri di 2024 ini. Aamiin.. Setelah dua bulan tidak menulis blog, rasanya cukup kaku untuk memulai lagi, tapi kali ini aku akan menulis hal-hal sederhana tentang diriku sendiri. Sebelumnya kenalin, aku Hana. Iya nama yang cukup familier dan aku senang sekali dengan nama ini, karena nama ini cukup terkenal di berbagai negara dengan arti yang bagus hehe. Hana dalam bahasa Jepang yang artiya bunga, Hana yang dalam bahasa Korea artinya satu, dan Hana maksud orang tuaku yang diambil dari tokoh perempuan islam yang jarang dikenal. Hannah Binti Faqudz, istri Imron, Ibunda Maryam, Nenek Nabi Isa a.s😁. Bicara tentang diri sendiri, jujur baru meluangkan waktu untuk mengerti diri sendri di tahun 2023, tahun yang cukup berat dan melelahkan karena menemukan banyak kejutan-kejutan yang bikin  surprise sendiri wkwk. Saking penasarannya, aku juga sempat mengikuti tes potensi...

Hari untuk menangis

"Apa kabar jiwamu?" Pertanyaan yang jarang kulontarkan pada diri sendiri. Kalaupun pernah seringkali kuanggap seperti kalimat basa-basi. " Baik" Jawaban spontan tanpa benar-benar melihat kondisi diri.  Hari ini aku butuh menangis. Kantung mataku penuh tapi air mata susah keluar. Dadaku sesak, pikiranpun juga runyam. Detik demi detik penuh dengan kekhawatiran dan seketika pusing. Seringkali perjalanan pulang dengan motor menjadi waktu terbaik untuk aku bercerita. Ya,  bercerita tentang hariku yang didengar telingaku. Sembari melihat sekeliling yang nampaknya orang-orang sibuk dengan kegiatan masing-masing. Atau terkadang melihat hal menarik seperti menemukan tulisan lucu atau ekspresi tak biasa. Sekarang aku sedang di kamar dalam keheningan menyiapkan diri untuk menangis. Namun sudah setengah jam air mata tak kunjung mengalir. Aku stimuli dengan kalimat-kalimat yang menguatkan atau renungan untuk diri sendiri. Ahh susah sekali. Aku masih mencoba untuk menangis..